Ilustrasi sekelompok orang sedang berdiskusi di depan papan tulis dengan logo BUMDes, melambangkan perencanaan unit usaha BUMDes yang strategis dan menguntungkan.
Kembali ke blog
Koperasi Desa

7 Ide Unit Usaha BUMDes Paling Menguntungkan di Tahun Ini

4 menit baca
Ilustrasi sekelompok orang sedang berdiskusi di depan papan tulis dengan logo BUMDes, melambangkan perencanaan unit usaha BUMDes yang strategis dan menguntungkan.

7 Ide Unit Usaha BUMDes Paling Menguntungkan di Tahun Ini

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memegang peran vital dalam menggerakkan perekonomian desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menciptakan kemandirian lokal. Namun, keberhasilan BUMDes sangat bergantung pada pemilihan unit usaha BUMDes yang tepat, yang tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga berkelanjutan dan sesuai dengan potensi desa. Tahun ini, beberapa sektor menunjukkan potensi besar untuk menjadi sumber pendapatan utama bagi BUMDes.

Artikel ini akan mengupas tuntas tujuh ide unit usaha BUMDes paling menjanjikan yang bisa menjadi inspirasi bagi pengelola BUMDes di seluruh Indonesia. Mari kita telusuri potensi-potensi ini untuk kemajuan desa Anda!

1. Pengelolaan Pariwisata Desa (Desa Wisata)

Potensi pariwisata di Indonesia, termasuk di tingkat desa, sangat besar. Banyak desa memiliki keindahan alam, budaya unik, atau kearifan lokal yang bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Unit usaha BUMDes yang bergerak di sektor ini bisa mencakup pengelolaan homestay, paket tur desa, penyewaan alat transportasi lokal (sepeda, perahu), pusat oleh-oleh khas desa, hingga penyelenggaraan festival budaya. Dengan promosi yang tepat dan pelayanan prima, desa wisata dapat mendatangkan pendapatan signifikan dan menciptakan lapangan kerja bagi warga.

2. Penyedia Air Bersih dan Sanitasi

Akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak masih menjadi tantangan di banyak daerah. BUMDes dapat mengisi kekosongan ini dengan membangun dan mengelola sistem penyediaan air bersih (PAM Desa) atau fasilitas sanitasi komunal. Model bisnis ini memiliki basis pelanggan yang pasti (warga desa) dan merupakan kebutuhan dasar, sehingga menjamin keberlanjutan. Selain itu, unit usaha BUMDes ini juga berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.

3. Pusat Distribusi Produk Unggulan Desa (UMKM Desa)

Setiap desa seringkali memiliki produk unggulan, baik itu hasil pertanian, kerajinan tangan, atau olahan makanan. BUMDes bisa berperan sebagai aggregator dan distributor, membantu UMKM desa dalam memasarkan produk mereka ke pasar yang lebih luas, baik secara offline maupun online. Dengan menciptakan merek kolektif atau platform e-commerce, unit usaha BUMDes ini dapat meningkatkan nilai jual produk, menstabilkan harga, dan memberdayakan para pelaku UMKM lokal.

4. Pengelolaan Sampah Terpadu

Permasalahan sampah merupakan isu krusial di perkotaan maupun pedesaan. BUMDes dapat mengembangkan unit usaha BUMDes berupa pengelolaan sampah terpadu, mulai dari pengumpulan, pemilahan, hingga pengolahan. Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik dapat didaur ulang atau dijual ke pengepul. Model ini tidak hanya menciptakan pendapatan dari penjualan produk daur ulang atau kompos, tetapi juga menjaga kebersihan lingkungan desa dan mengurangi dampak negatif sampah.

5. Jasa Penyewaan Alat Pertanian/Pesta

Di desa-desa agraris, kebutuhan akan alat pertanian modern seringkali terkendala biaya pembelian yang tinggi bagi petani individu. BUMDes bisa menyediakan jasa penyewaan alat pertanian seperti traktor, pompa air, atau mesin penggiling padi dengan harga terjangkau. Selain itu, jasa penyewaan alat pesta seperti tenda, kursi, sound system, atau perlengkapan hajatan juga sangat diminati dan bisa menjadi unit usaha BUMDes yang menguntungkan, terutama di desa yang aktif mengadakan acara komunitas.

6. Minimarket/Toko Serba Ada (TOSERBA)

Kehadiran minimarket atau toko serba ada yang dikelola oleh BUMDes dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari warga desa dengan harga kompetitif dan ketersediaan barang yang lengkap. Selain menjual kebutuhan pokok, unit usaha BUMDes ini juga bisa menjadi etalase untuk produk-produk UMKM lokal desa. Dengan konsep koperasi atau bagi hasil, keuntungan dapat kembali ke masyarakat desa, memperkuat perputaran ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan pada pengecer dari luar desa.

7. Budidaya Pertanian/Perikanan Modern

Bagi desa yang memiliki lahan atau sumber daya air yang memadai, budidaya pertanian atau perikanan dengan sentuhan modern dapat menjadi unit usaha BUMDes yang sangat menguntungkan. Contohnya adalah budidaya hidroponik untuk sayuran, aquaponik, peternakan lele bioflok, atau pengembangan komoditas pertanian unggulan dengan teknologi irigasi tetes. Pendekatan modern ini dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas hasil panen, sehingga memiliki daya saing lebih tinggi di pasar.

Kesimpulan

Memilih dan mengembangkan unit usaha BUMDes yang tepat merupakan kunci keberhasilan BUMDes dalam menjalankan perannya sebagai penggerak ekonomi desa. Tujuh ide di atas menawarkan peluang profitabilitas tinggi sekaligus memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat desa. Penting bagi pengelola BUMDes untuk melakukan studi kelayakan menyeluruh, melibatkan partisipasi masyarakat, dan mengadaptasi model bisnis dengan karakteristik dan potensi unik masing-masing desa. Dengan perencanaan yang matang dan eksekusi yang optimal, unit usaha BUMDes ini dapat menjadi lokomotif kemandirian dan kesejahteraan desa di masa depan.

Kembali ke Blog
Diterbitkan: 26 Juli 2026

Baca Artikel Lainnya

Temukan lebih banyak wawasan tentang koperasi desa dan digitalisasi layanan desa.

Lihat Semua Artikel
Butuh bantuan?Ayo! ngobrol lebih lanjut